Kamis, 27 Oktober 2016

Pengertian Flashing dan Istilah-Istilah Flashing Handphone

  Kali ini saya akan share atau berbagi pengertian dari flashing itu apa? Gunanaya Flashing untuk apa? demikian lah yang mungkin ada sebagian dengan banyak pertanyaan tapi masih gak tau apa arti atau pengertian dari banyak pertanyaan yang sering muncul di benak, maka dari itu saya akan share pengertian dan kegunaannya.

Apalagi untuk pengguna android itu wajib tahu dan tentunya bisa melakukannya, bukan hanya tahu saja. ok langsung aja.

Pengertian Flashing 

Flashing itu apa?
Flashing dalam dunia handphone bagaikan instal ulang pada komputer atau laptop. Dalam handphone terdapat Hardware, dan tentunya hardware itu dapat bekerja jika dilengkapi dengan software.

 


Nah, proses mengganti ulang software handphone inilah yang disebut dengan proses flashing.

Memang perlu flashing firmware?
Biasanya update terbaru yang bocor dan tersedia sebelum update resmi sehingga kita harus flash secara manual menggunakan perangkat lunak pc(komputer).

CWM itu apa?
Secara singkat, CWM itu adalah recovery mode yg sudah di kustomisasi sedemikian rupa dengan berbagai fungsi tambahan seperti backup/restore, instalasi dan lain-lain yg tidak ada di recovery mode standar.

Kegunaanya apa?
Secara umum, fungsi yang paling banyak digunakan:
  •  Backup
    Sesuai dengan namanya android backup untuk membackup sistem ponsel, internal memori dan termasuk seluruh partisi dan menyimpannya ke dalam sdcard. hasil backup berupa folder dengan nama sesuai tgl-bln-thn-jam saat melakukan backup.

    Contoh, saat ini kita memakai ROM “A” yang memiliki 10 apps yang terinstal. Kemudian kita backup dengan CWM recovery. Sewaktu kita restore hasilnya akan sama seperti saat kita membackup ROM “A”, yang memiliki 10 apps. Ini sangat membantu apabila kita suka gonta-ganti firmware yg berbeda dan ketika ingin kembali ke ROM inginkan kita tinggal lakukan restore menggunakan CWM tanpa harus flash ulang dan instal banyak aplikasi lagi. Dengan demikian kita bisa memiliki banyak versi firmware keinginan.

  •  Restore
    Seperti namanya juga, restore adalah mengembalikan kondisi ponsel sesuai kondisi saat kita backup. Jika kita punya banyak backupan dengan versi ROM yg berbeda-beda dengan aplikasi yg berbeda-beda pula dan ingin kembali ke ROM tertentu.

  • Menghapus (wipe) data di sistem dan di cache (Dalvik) dan masih banyak lagi


Istilah-Istilah Flashing Handphone

Istilah pada perbaikan sofware Flashing Hanphone,
Buat Yang Belum Ngerti semoga berguna.
sbb: 
  1.  Firmware : Software / perangkat lunak yang dibuat oleh vendor
    (perusahaan pembuat ponsel) untuk mengoperasikan fitur-fitur ponsel,
    yang terdiri dari beberapa bagian yang lebih kecil.
  2.  Flashing : Proses memasukkan firmware ke ponsel.
  3.  Patching : Proses memodifikasi sebagian dari firmware dengan mengganti byte-byte data yang sudah ada dengan nilai yang baru, dengan tujuan memanipulasi sistem ponsel untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Misal: fitur baru, menon-aktifkan suatu fitur yang dianggap mengganggu, dan lain sebagainya.
  4.  FS (File System) : Bagian dari firmware yang berfungsi untuk menyimpan file-file settingan / konfigurasi agar ponsel dapat digunakan sebagaimana mestinya, yang sekaligus berfungsi sebagai tempat internal memory / phone memory ponsel.
  5.  MAIN / FLASH : Bagian utama firmware yang berfungsi sebagai Operating System (OS) ponsel yang mengoperasikan fungsi-fungsi ponsel itu sendiri.
  6.  Backup : Membuat salinan / copy-an dari data-data / file-file penting, sebelum melakukan modifikasi terhadap ponsel, agar jika hasilnya tidak sesuai keinginan / tidak memuaskan, maka file-file yang sudah dibackup tadi dapat dikembalikan / di-restore lagi ke ponsel.
  7.  Restore : Mengembalikan file-file / data-data yang sudah di-backup dengan tujuan mengembalikan keadaan seperti sebelumnya.
  8.  Upload : Mengcopy file dari komputer ke FS (File System) ponsel.
  9.  Download : Mengcopy file dari FS (File System) ponsel ke komputer untuk dimodifikasi atau di-backup.
  10.  Finalize / Finalizing : Tahap terakhir dalam proses full flashing, yaitu proses mengcopy file-file konfigurasi / settingan ponsel yang paling utama,  beserta file-file sertifikat Java ke FS (File System) ponsel, agar ponsel dapat digunakan kembali setelah mengalami full flashing.
  11.  Full flashing : Proses flashing yang dilakukan pada bagian MAIN dan FS ponsel.
  12.  Partial flashing : Proses flashing yang dilakukan hanya pada bagian MAIN saja, atau hanya pada bagian FS saja.
  13.  Cross flash : Flashing suatu tipe ponsel dengan menggunakan firmware tipe ponsel lain yang memiliki spesifikasi sama dengan ponsel tersebut.
  14.  Update firmware : Proses meng-update firmware ponsel dengan firmware yang versinya lebih baru / aktual, dengan tujuan menghilangkan bugs-bugs pada versi firmware sebelumnya.
  15.  Bugs : Masalah-masalah yang tidak seharusnya terjadi, yang dikarenakan oleh kesalahan firmware ponsel. Sehingga semua ponsel dengan tipe yang sama yang menggunakan versi firmware yang sama, akan mengalami masalah yang sama.Misal: baterai yang tidak dapat di-charge sampai 100% penuh.
  16.  Customize / Customizing : Modding yang dilakukan pada FS (File System) ponsel dengan tujuan mengkostumisasi tampilan ponsel. Biasanya dilakukan untuk mengganti tampilan icon-icon menu ponsel yang standar dengan tampilan baru yang lebih menarik.
  17.  db20xx : Jenis chipset yang digunakan pada ponsel.
  18.  BLUE : ponsel diproduksi di pabrik dan tidak pernah diprogram dengan software / GDFS / IMEI
  19.  BROWN : ponsel yang digunakan untuk tujuan pengembangan / testing. Bisa dianggap sebagai prototype / beta.
  20.  OTP : One Time Programming Memory, yaitu suatu bagian di memory yang dapat diprogram secara permanen (sekali diprogram tidak dapat diubah / dimodifikasi lagi).
  21.  GDFS : Global Data File System, yaitu non volatile area yang menyimpanparameter-parameter, settingan-settingan dan kalibrasi data (termasuk simlock)
  22. CDA : Nomor CDA menentukan varian firmware mana yang harus seharusnya digunakan untuk ponsel tersebut. Nomor CDA ini yang menentukanlanguage pack, branding, bandlock yang mana yang akan diflashkan ke dalam ponsel.
  23. untuk para pengguna HP android yang ingin mengupdate firmware nya sendiri bisa di cari via internet. 
 Demikianlah sekilas mengenai flashing dan istilah-istilah di android.
sumber : acphoenix.wordpress.com | Istilah-Istilah Flashing Handphone dan wikipedia